kh08m.com

belajarlah tiap hari untuk peningkatan diri
Ads

Melakukan riset dalam bisnis ritel

Melaksanakan riset pasar, menjelaskan segmentasi pasar dan menyusun rencana pemasaran ritel merupakan indikator pembahasan untuk mempelajari  kompetensi dasar melakukan riset dalam bisnis ritel. Dalam pembahasan kompetensi dasar melakukan riset pemasaran ritel dirangkum dalam membuat rencana pemasaran ritel

 

Identitas perusahaan

Sebelum menyusun rencana pemasaran ritel, kita perlu membuat simulasi perusahaan ritel terlebih dahulu. Simulasi perusahaan ritel antara lain : Nama perusahaan, alamat, produk yang dijual, visi, misi, dan profil konsumen yang dituju. Setelah itu menyusun rencana pemasaran yang kegiatannya antara lain melihat situasi pemasaran saat ini, analisa peluang dan masalah, menentukan tujuan, menyusun strategi pemasaran, menyusun program kerja, menyusun proyeksi rugi laba, dan menyusun pengawasan

 

Memilih jenis perusahaan dan produk yang dijual merupakan kegiatan yang gampang gampang sulit. Sering kali orang mencari informasi jenis perusahaan dan produk apa yang dijual ke berbagai macam cara antara lain : istikharo, ke konsultan, ke kyai, ke orang pinter, ke dukun dan lain lain. Dalam bahasa sehari hari istilahnya adalah “jodohnya dengan saya produk dan perusahaan jenis apa?”, atau “cocoknya dengan keadaan saya yang terbaik jualan produk apa dan jenis perusahaan apa?”. Kalau diperhatikan dari berbagai macam cara tersebut, semuanya sama. Secara logika adalah yang sesuai dengan kompetensi orang yang bersangkutan.

 

Klasifikasi tentang retailing yang dilakukan oleh Meyer (materi kd_identifikasi ritel), produk atau jasa yang dijual dibagi menjadi beberapa yaitu: tipe kepemilikan, produk atau jasa yang dijual, non-store retailing, strategi penetapan harga, dan lokasi.  Berdasarkan produk atau jasa yang dijual antara lain toko serba ada. Simulasi produk yang dijual dan jenis perusahaan, kita pakai jenis perusahaan  “toko serba ada” dengan produk utama yang dijual adalah “pakaian”.

 

Identifikasi perusahaan yang kita pakai simulasi dengan nama perusahaan “MGS” berdomisili di jalan Basuki Rahmat No.9 Situbondo yang merupakan jalan propinsi sehingga terlihat oleh seluruh warga kabupaten dengan penduduk 647.500 orang. Temen-temen bisa membayangkan sebuah toko yang ada disekitar temen-temen dengan pembeli potensial satu kabupaten dengan jumlah penduduk 647.500 orang.

 

Produk yang dijual adalah produk utama pakaian pria dan wanita semua umur, produk sampingan : keperluan bayi, keperluan rumah tangga, mainan, tempat rekreasi

 

Profil konsumen yang dituju adalah konsumen yang menjadi sasaran pemasaran  produk. Bisa dilihat pada teori segmentasi pasar. Pengertian segmentasi pasar adalah pembagian suatu pasar yang heterogen kedalam satuan-satuan pembeli yang homogen, dimana kepada setiap satuan pembeli yang homogen tersebut dijadikan sasaran pasar yang dicapai

Dalam segmentasi pasar kita pilih salah satu, misalnya yang dipilih berdasarkan demografi sub sosial ekonomi. Dimana dalam sosial ekonomi menurut hendri ma’ruf (pemasaran ritel)  daya beli konsumen dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu :  A ( belanja Rp 10 juta atau lebih); B (belanja antara  Rp 5,8 s.d 9,99 juta); C1 ( belanja antara  Rp 3,5 s.d 5,79 juta); C2                (belanja antara  Rp 1,7 s.d 3,49 juta); D (belanja antara  Rp 1 s.d 1,69 juta); dan E (belanja antara  Rp 0,5 s.d 0,99 juta).

 

 

Pendapatan per kapita di Situbondo tahun 2010 adalah sebesar 12.775.955 rupiah/tahun

 

Perusahaan kita mempunyai visi. Visi merupakan pandangan jauh ke depan, ke arah mana dan bagaimana perusahaan akan dibawa dan berkarya agar konsisten dan eksis, antisipatif, inovatif serta produktif . Visi perusahaan dalam simulasi ini adalah One stop shopping ( memenuhi kebutuhan pelanggan dalam satu atap )

 

Perusahaan kita juga mempunyai misi. misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Misi berfungsi sebagai pemersatu gerak, langkah dan tindakan nyata bagi segenap komponen perusahaan tanpa mengabaikan mandat yang diberikanya. Misi perusahaan dalam simulasi ini adalah: 1.Konsumen puas berbelanja; 2. Kontinyuitas perusahaan; dan 3. Perusahaan berkembang

 

Sementara itu Visi pemasaran adalah mendistribusikan produk sandang secara efektif dan efisien kepada konsumen untuk memperoleh keuntungan, dan dijabarkan dalam tiga macam misi pemasaran, yaitu : 1. Pelanggan datang ke perusahaan; 2. Pelanggan membeli barang; dan 3. Pelanggan kembali lagi untuk membeli barang

 

Jadi identifikasi perusahaan simulasi kita adalah : Nama perusahaan : MGS; Alamat : jalan Basuki Rahmat no. 9 Situbondo; Jenis ritel : toko serba ada; Produk : produk utama pakaian pria dan wanita semua umur, produk sampingan : keperluan bayi, keperluan rumah tangga, mainan, tempat rekreasi; Visi : One stop shopping ( memenuhi kebutuhan pelanggan dalam satu atap ); Misi: 1.Konsumen puas berbelanja; 2. Kontinyuitas perusahaan; dan 3. Perusahaan berkembang

Profil konsumen yang dituju : masyarakat situbondo yang mempunyai penghasilan menengah keatas.

 

 

Rencana pemasaran

Ilmu pemasaran tidak jauh berbeda dengan ilmu pacaran. Apa yang harus dilakukan oleh perusahaan ritel untuk menarik hati seorang pelanggan, tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh seorang wanita untuk menarik hati seorang pria. Atau apa yang dilakukan oleh seorang laki-laki untuk menarik hari seorang wanita. Situasi dan kondisi perusahaan ritel baik umur maupun kematangan tentu akan sangat berpengaruh pada rencana dan pelaksanaan pemasaran, demikian juga situasi dan kondisi wanita atau pria baik umur maupun kematangan tentu sangat berpengaruh pada rencana dan pelaksanaan pemasaran untuk mendapatkan hati pria atau wanita.

 

Artinya, kalau temen-temen mendapat jalan buntu tidak bisa berpikir apa yang harus dilakukan, coba perhatikan beberapa temen pria atau wanita yang ada di sekitar kita saat ini. Pria atau Wanita dari tingkatan desa, kecamatan, kabupaten, propinsi dan nasional. Secara umum dilihat dari lima dimensi kualitas layanan, yaitu: 1. bukti fisik ( tangible ) bermakna tampilan wujud; 2. keandalan (reliability), yaitu kemampuan memberikan layanan yang dijanjikan secara akurat dan memuaskan; 3. Daya tanggap (responsiveness), kesediaan untuk melayani pelanggan dengan baik; 4. jaminan (assurance), yaitu yang mencakup pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki para karyawan terhadap bidang tugasnya; 5. emphaty (empaty), yaitu meliputi sikap ramah dan perilaku selalu menghargai yang ditunjukkan karyawan dalam melayani pelanggan (dalam materi_mengidentifikasi keberatan pelanggan). Tentu saja sesuaikan dengan situasi dan kondisi perusahaan ritel temen saat ini apakah tingkat desa, kecamatan, kabupaten, propinsi atau nasional.

 

Teori rencana pemasaran yang pernah kita dengar : 1. Kegiatannya : melihat situasi pemasaran saat ini, Analisis peluang dan masalah dari perusahaan (ritel), menentukan tujuan, menyusun strategi pemasaran, menyusun program kerja, menyusun proyeksi rugi laba, dan menyusun pengawasan; 2. Kegiatannya : melihat situasi pemasaran saat ini, Analisis swot dan issues, sasaran pemasaran,  strategi pemasaran, program pelaksanaan,  proyeksi keuangan, dan pengawasan.

 

 

Dalam kegiatan ini menyusun rencana pemasaran yang kegiatannya antara lain melihat situasi pemasaran saat ini, Analisis peluang dan masalah dari perusahaan (ritel), menentukan tujuan, menyusun strategi pemasaran, menyusun program kerja, menyusun proyeksi rugi laba, dan menyusun pengawasan

 

Melihat situasi pemasaran saat ini

Untuk melihat situasi pemasaran dalam bahasa lain adalah riset pemasaran. Riset pemasaran ialah ( marketing reseach ): suatu penelitian yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh data atau keterangan yang dapat dipergunakan untuk pengambilan keputusan secara tepat guna memecahkan masalah-masalah dalam pemasaran.

Dalam riset pemasaran kita perlu kriteria, yaitu : a. Relevan (Menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk merespon tantangan atau menyelesaikan masalah pemasaran yang dihadapi perusahaan); b. Tepat Waktu ( Hasil penelitian selesai tepat pada waktunya); c. Efisien (Setiap riset pemasaran harus memberikan nilai tambah lebih besar dari pada biaya yang telah dikeluarkan);  dan d. Obyektif (Agar hasil penelitian berkualitas baik, sehingga kesalahan interpretasi dapat dihindari).

Hasil dari riset pemasaran memberikan data pendukung tentang  : Pasar, Produk, Pesaing, Distribusi dan Lingkungan makro

Analisis peluang dan masalah dari perusahaan (ritel)

Analisis peluang dan masalah dari perusahaan (ritel) berisi tentang menunjukkan peluang/ancaman, kekuatan/Kelemahan utama dan masalah yg dihadapi produk (Ritel). Tentu saja seperti intropeksi diri yang tentang lingkungan internal dan lingkungan ekternal.

Lingkungan Internal,  pertama berkaitan potensi internal dan kelemahan internal. Potensi internal misalnya : adanya gedung, adanya peralatan display, adanya produk, adanya tenaga kerja, adanya struktur organisasi yang baik, adanya pembagian tugas ( job description ) yang jelas, lokasi perusahaan strategis, one stop shopping. Kelemahan internal, misalnya : disiplin tenaga kerja yang kurang, eksklalator yang ada di dalam sering mati, kompetensi pramuniaga kurang, fasilitas ac kurang, ruang ganti ketika hari raya kurang, tempat parkir kurang luas, penitipan barang kurang.

Lingkungan eksternal,  pertama berkaitan peluang eksternal dan tantangan eksternal. Peluang ekternal, misalnya : Jumlah penduduk situbondo, laki2 =315 600 +  perempuan 331.887 = 647.500. kalo teori ramalan penjualan dipakai rumus jumlah penduduk  x 1/3 x 1/3 maka calon pembeli 71.944 s.d 215.833; lokasi berada di tempat strategis, peluang besar karena hanya ada satu saingan yang selevel yaitu ud kf; dapat dukungan tokoh masyarakat setempat dan diketahui masyarakat hal ini ditunjukkan dengan dipajangnya foto beliau sesuai dengan budaya di lingkungan situbondo. Tantangan ekternal, misalnya : kemajuan peradaban dunia kerja akibat kemajuan teknologi dan globalisasi; banyak waralaba bermunculan, kemungkinan akan muncul dari produk yang sama; kurangnya tenaga kerja pada saat menjelang lebaran / hari raya indul fitri; barang hilang.

Dalam bahasa yang lain, apa kelebihanku dibanding yang lain atau pesaing untuk merebut hati konsumen.

 

Sumber bacaan:

Hendri makruf, pemasaran ritel, jakarta : gramedia, cetakan kedua mei 2006

Andi Sularso, bahan kuliah strategi pemasaran, 2009

BPS situbondo, situbondo dalam angka, 2010

Post Metadata

Date
Maret 9th, 2013

Author
admin

Category

Leave a Reply