kh08m.com

belajarlah tiap hari untuk peningkatan diri
Ads

ijin ke belakang

Tiba tiba aku ingin tahu, benarkah mereka ke belakang? 20 menit setelah pelajaran dimulai ada dua orang siswa minta ijin ke belakang. Aku ijinkan mereka keluar untuk ke belakang, namun beberapa menit setelah mengijinkan dua orang siswa tersebut terlintas dalam hatiku, benarkah. Kejadian itu pada hari Rabu tanggal 28 Maret 2012 pada mata pelajaran ritel. Kebelakang adalah istilah yang halus untuk mengatakan membuang air kecil dan air besar.

Kelas yang dipakai proses belajar mengajar adalah gedung T1 menghadap ke utara atau pintu ada disebelah utara, dan berada diantara dua kelas sebelah kanan dan sebelah kiri. Berada di tengah  diantara 3 kelas berderet. Sementara posisi kamar kecil di lingkungan gedung ini yaitu kamar kecil  (kk) 3 berada di sebelah timur-selatan  (belakang T1) dan kk4 sebelah timur-utara (belakang T2) juga kk5 sebelah barat-utara (di tengah T4) namun kamar kecil ini khusus untuk wanita.

Siswa keluar dan berjalan ke timur. Beberapa menit kemudian aku memberitahu kepada siswa di kelas bahwa aku ingin tahu sebenarnya mereka kemana. Aku intip, mereka berjalan ke timur dan  ketika sampai di sebelah timur gedung yang satu langsung ke utara, sementara yang lain menoleh sebentar ke selatan kemudian berjalan ke utara.

Aku tidak mengikuti mereka dari belakang, namun aku berjalan ke barat – utara. Berjalan dan menunggu di sebelah barat gedung T2 yang berhadapan dengan T1 karena disana ada jalan yang bisa dilewati untuk  menuju kk4. Kalau sampai disini tentu mereka bisa kemana mana. Karena kemanapun mereka tidak ada yang menegur, antara lain bisa ke kantin, bisa ke lapangan basket dan lain lain.

Tiba tiba dua orang siswa muncul akan berjalan kearah selatan, namun kaget melihat aku ada di depannya. “Mau kemana?” Tanya ku. Mereka jawab “ mau ke situ pak” jawabnya sambil menunjuk kamar kecil kk5 sambil tersenyum. “ah yang benar, ke kamar kecil wanita?” mereka tersenyum. “Ayo ikut saya masuk” kataku.

Mereka ikut masuk ke kelas, dan proses kegiatan belajar berjalan. Mereka berdua  mengikuti pelajaran seperti yang lain, tidak ada tanda menahan untuk buang air kecil atau air besar. Dalam hati aku bertanya: Apa sebenarnya yang terjadi pada diri mereka?  apa yang membuat mereka berkelakuan begitu?   Apakah hanya pada waktu jam pelajaran ku karena strategi belajar mengajar yang tidak pas atau pada semua guru? Pengaruh dari apa, sehingga membuat mereka berkelakuan seperti itu? Nama mereka?, pengaruh umur? Pengaruh lingkungan? Atau apa?

Pada hari selasa tanggal 3 april 2012, ternyata kejadian terulang lagi. Dua puluh menit pertama setelah pelajaran dimulai ada dua orang minta ijin ke belakang. Pak minta ijin ke belakang sambil memegang perutnya seakan sudah tak kuat lagi menahan sesuatu yang mendesak. Melihat keadaan tersebut saya menganggukkan kepada tanda mengijinkan. Mereka keluar dan berjalan ke arah timur.

Tiga belas menit setelah ijin ke belakang kedua siswa belum masuk ke kelas, aku cek mereka di toilet. Ternyata tidak ada. Saya menoleh ke arah utara dan melihat toilet , tidak ada juga. Aku berjalan ke kantin, dalam perjalanan sambil liat ke sana kemari mungkin meliihat mereka.

Begitu tiba di area kantin, ada gerakan dari seorang siswa yang bersembunyi di balik rombong bakso agar tidak terlihat olehku. Aku datangi di balik rombong bakso, ternyata L siswa yang tadi ijin ke belakang. Sementara siswa yang satunya masih makan, meskipun melihat saya. Tidak hanya dua orang yang ada disana, tetapi ada sekitar 6 orang. Aku bilang “ayo masuk!” langsung melangkah pergi dari area kantin ke kelas.

Dua orang siswa berlari dari kantin. Aku perhatikan rute perjalanan mereka. Dari kantin melewati lab computer dibelakang ruang guru langsung ke ruang T1 dan ke kelas. “Daerah depan lab computer- dibelakang ruang guru, merupakan daerah rawan” gumamku dalam hati.

Aku tidak tahu siapa nama mereka, namun yang aku tahu bahwa ketika aku datang ke area kantin tadi aku ingat bahwa siswa yang masih makan tadi adalah orang yang sama kejadian pada tanggal 28 Maret 2012.

Aku masuk ke kelas, beberpa menit kemudian dua orang yang ijin ke belakang dan ternyata ke kantin. Aku memberitahukan kepada siswa di kelas, ternyata mereka di kantin. Aku tidak tahu nama mereka, untuk mengetahui maka mengabsen siswa secara keseluruhan. Satu persatu aku panggil dan siswa mengacungkan tangan sambil mengucapkan “ada”. Ternyata namanya L dan F, sementara yang makan dengan tenangnya meskipun aku berada di area kantin dan melihatnya adalah F yang juga merupakan salah satu dari yang ijin kebelakang minggu lalu. Sementara yang L tadi sempat ketakutan melihat aku berada di area kantin .

Aku tidak melakukan tindakan apa apa, cuma peringatan agar tidak diulangi. Sementara kepada siswa secara keseluruhan di kelas memberi nasehat agar mengatur waktu makan. Contoh pada bulan puasa, pada satu minggu pertama terutama hari pertama dan kedua terasa sakit menahan lapar. Namun minggu ke dua sudah berkurang. Waktunya makan maka perut minta diisi.

Setelah menjelaskan waktu makan adalah teratur, aku sadar. Mereka baru dua minggu masuk sekolah, sebelumnya praktik kerja industry (prakerin) selama 3 bulan. Tanggal 26 Maret 2012 baru masuk sekolah adalah wajar kebiasaan jam makan selama tiga bulan terakhir mungkin seperti itu. Namun begitu aku memberitahu kepada guru bpbk.

Post Metadata

Date
April 8th, 2012

Author
admin

Category

Leave a Reply